menggenapkan dien

Selasa, 29 April 2008

kata-kata ‘menggenapkan dien’ seringkali membuat hatiku bergetar…
Banyak hal yang melintas dibenakku ketika kubaca atau kudengar kata-kata itu.
Penggenapan dien,..…sebuah perjanjian agung di hadapan Yang Maha Pencipta, yang aku sadari sebagai suatu kepercayaan yang tinggi yang diberikan oleh Alloh pada manusia.
Entah kapan aku akan mendapatkan kepercayaan itu. aku belum tahu siapakah yang akan menjemputku dalam rangkaian khitbah yang indah itu. Bagaimana wajahnya, bagaimana sifatnya, bagaimana pemikirannya, bagaimana perasaannya, dan bagaimana-bagaimana yang lain sering menari-nari dalam pikiranku.
Dilubuk hatiku, aku sering kali berdo’a segeralah mantapkan hatinya agar secepatnya menjadi belahan jiwaku, berikanlah kekuatan, keberanian dan kemudahan baginya agar dia dan aku segera mengucapkan janji suci itu. Dan yang paling penting kuatkanlah keimanan dan ketakwaan kami, kesabaran kami, kedewasaan hati dan pikiran kami, serta kecintaan kami padaMu, agar saatnya bertemu nanti kami akan saling mencintai karenaMu, saling menjaga karenaMu, saling menasehati karenaMu, kemudian karuniakan keturunan yang sholeh & sholehah wa ja’alna lil muttaqina imama.
Aku akan mempersiapkan diri menyambut kedatangannya yang tinggal menghitung hari….( minggu atau pun bulan adalah hitungan hari bukan??! Tapi aku sungguh berharap tidak menghitung hari terlalu lama) akan kuhias bibirku dengan lipstik kejujuran, akan ku hiasi mataku dengan riasan ghadhul bashar, akan kuusapkan blush on yang terbuat dari rasa malu, akan kupakai sabun istighfar untuk membersihkan kotoran dosaku, tak akan kulepaskan kalung kesucian dari leherku, karena semuanya kurawat dan ku jaga untuk belahan jiwaku, penggenap dienku.
Ya Tuhanku Yang Maha Mencintai, Yang maha Sempurna, Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Suci, Yang Maha Pemurah, Yang Maha Penyayang dan Maha segalanya. Aku mohon segeralah kabulkan permohonanku. Genapkanlah dienku…karuniakanlah kepadaku seseorang yang cintanya akan membuka jalanku ke surga, yang dengan cinta dan baktiku kepadanya akan mengantarkan kami ke surgaMu, yang dengan keringat dan pengorbananya akan mengantarkan kami untuk tinggal dalam JannahMu yang abadi.

Komentar

Postingan Populer